Rumah Keduaku Sekolahku

 


    Menulis tentang sekolah impian, menerbangkan saya pada imaginasi dan mimpi tentang sekolah impian yang dicita – citakan. Setiap hari seorang murid kurang lebih menukar 6 jam waktunya untuk belajar disekolah, dan 8 jam bagi seorang guru menukar waktunya untuk belajar dan mengajar disekolah. Tentunya dari waktu yang di tukar itu semua orang ingin menjadi sesuatu hal yang berdampak, yang bermanfaat dan tentunya berkualitas. 6 Jam dari waktu yang ditukar oleh murid, mereka mendapatkan pengalaman belajar yang berkesan, yang berdampak dan yang bermanfaat bagi kehidupannya.

    Sekolah yang baik adalah sebuah tempat dimana seorang murid dapat dengan nyaman menempa dirinya, meningkatkan kompetensi, belajar segala kebaikan dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa dan juga belajar untuk bersosialisasi dengan teman- temannya. Sekolah sebagai rumah kedua bagi semua warga yang ada didalamnya. Sekolah sebagai rumah kedua tentu bukan hanya nyaman dari segi sarana dan prasarana,kelas yang bersih, fasilitas yang memadai, serta sarana lainnya termasuk toilet yang bersih, perpustakaan yang nyaman dan juga hadirnya guru- guru yang ramah.

    Dari segi pengelolaan sekolah harus memiliki visi dan misi yang jelas, tujuan yang terukur dan program yang baik yang sesuai dengan visi dan misi sekolah tersebut. Sekolah selain memfasilitasi pembelajaran intrakurikuler wajib, juga ada banyak pilihan ekstrakurikuler yang beragam  dan kokurikuler yang mendukung terwujudnya 8 dimensi profil lulusan. Singkatnya sekolah impianku adalah rumah keduaku dimana semua warga merasa betah, aman dan nyaman bebas dari segala jenis ketakutan, ancaman dan bullying.

 


Komentar

Posting Komentar

Popular Posts

DARI RUANG KELAS MENUJU PENGAWAS YANG DIRINDUKAN

Artikel Refleksi Aksi Nyata 3.3 Pengelolaan Program yang berdampak pada murid.

My Teacher My Coach