Menjadi Guru yang Adaftif dan Resilien

 

    Dalam perjalanan belajar pasti ada pasang surutnya, ada tantangan dan hambatan juga peluang yang kadang – kadang mengaduk aduk perasaan. Perubahan zaman menuntut seorang guru untuk mampu beradaptasi malah harus cepat berdaptasi, tangguh dan kuat bertahan. Seiring dengan pergantian kebijakan, pergantian paradigma juga perubahan kurikulum dan teknologi dalam pembelajaran, guru harus mampu beradaptasi karena kalo tidak maka ia sedang mendidik anak masa depan dengan cara masa lalu. Guru yang adaptif bukan berarti guru yang ikut – ikutan tren, akan tetapi guru yang adaptif adalah guru yang mau belajar lagi dan semangat untuk terus belajar. Kemarin tujuannya Profil Pelajar Pancasila, hari ini tujuannya Delapan Dimensi profil lulusan tentu caranya juga harus berubah.

    Hari ini murid - murid bosan dengan metode ceramah, maka gunakan pembelajaran digital dan lain sebagainya. Selain itu juga guru adaptif itu guru yang mau merefleksi diri, yang selalu bertanya pada dirinya tentang apa yang perlu saya ubah dari cara mengajar saya hari ini, bukan guru yang menyalahkan murid karena susah diatur. Adaptif adalah tentang kelenturan maka resilien adalah ketahanan hati. Resilien bukan berarti tidak pernah lelah, tidak pernah menangis atau tidak pernah kecewa, tetapi resilien adalah mampu bangkit lagi disaat jatuh. Resilien itu mampu menyalkan semangat dalam dirinya.  

    Guru yang  resilien mampu mengelola stress dan segera bangkit lagi dan tetap semangat melakukan kebaikan selanjutnya. Untuk menjadi Guru yang resilien bisa jadi muncul dari dirinya sendiri, akan tetapi ada cara lainnya yaitu dengan tergabung dalam sebuah komunitas, guru resilien  tidak berjuang sendiri, ia punya komunitas dan teman yang satu frekwensi untuk berbagi. Resilien dibangun bersama bukan sendirian itulah perlunya guru memiliki komunitas, atau tergabung dalam komunitas selain untuk update ilmu pengetahuan dan wawasan juga agar saling menguatkan. Guru adaptif mengubah cara sedangkan guru resilien menjaga hati. 

Komentar

Popular Posts

DARI RUANG KELAS MENUJU PENGAWAS YANG DIRINDUKAN

Artikel Refleksi Aksi Nyata 3.3 Pengelolaan Program yang berdampak pada murid.

My Teacher My Coach