Mengapa Guru Perlu Menulis

 

Menulis adalah mengikat ilmu, dengan menulis guru dapat menuliskan pemikiran dan ide idenya. Sesungguhnya setiap hari guru itu menulis, ya seorang guru pasti menulis minimal membuat skenario pembelajaran. Selain itu juga guru pastinya menulis jurnal, membuat naskah asesmen dan juga hal   lainnya jadi kalo guru tidak menulis itu mustahil dan aneh. Mengajar bukan hanya transfer ilmu, tapi juga mengolah pengalaman saat guru menulis tentang pengalaman mengajarnya, tentang muridnya yang sulit membaca atau juga kejadian yang ditemukan. Dengan menulis ia sekaligus berfikir, menulis memaksa kita jujur menuliskan apa yang sudah berhasil, apa yang kurang dan harus diperbaiki, guru yang menulis adalah guru yang reflektif. Selain itu menulis bagi guru adalah sarana berbagi dan menginspirasi, satu tulisan tentang praktik baik tentang bagaimana pengalaman belajar atau mengajar dikelas yang dapat menginspirasi guru lainnya.


Selain itu menulis adalah warisan dan jejak abadi, murid akan lulus, kurikulum akan berganti, gedung sekolah bisa direnovasi  tapi tulisan guru akan tetap hidup. Tulisan membuat guru tetap abadi meski ia sudah tak bertugas lagi. Guru yang mengajar akan dikenang oleh muridnya, sedangkan guru yang menulis akan dikenang oleh zamannya. Jangan tunggu menjadi penulis hebat untuk menulis, tapi mulailah menulis untuk menjadi hebat.

 



Komentar

Popular Posts

DARI RUANG KELAS MENUJU PENGAWAS YANG DIRINDUKAN

Artikel Refleksi Aksi Nyata 3.3 Pengelolaan Program yang berdampak pada murid.

My Teacher My Coach