Kegagalan yang mengajarkan saya

 

Bercerita tentang kegagalan, saya merasa di perjalanan kehidupanku tidak ada kegagalan alhamdulillah saya melihat semuanya yang terjadi adalah yang terbaik. Mungkin kegagalan dalam hal ini adalah harapan yang tak terwujud, salah satunya melanjutkan sekolah ke sekolah menengah farmasi bumi siliwangi tahun 1992, saya gagal dan melanjutkan ke Sekolah Menengah Atas di SMAN 1 Ujung Berung Bandung, yang kini lebih dikenal dengan nama SMAN 24 Bandung. Selain itu harapan yang tak terwujud adalah  menjadi dosen di  fakultas ilmu komunikasi di UNISBA. Waktu itu ceritanya tahun 1999 berbekal Nilai Ijazah Cumlaude dari Fakultas Ilmu Komunikasi, saya mencoba peruntungan untuk menajdi dosen dikampus biru tercinta. Saya selalu ingat dosen penguji mengatakan, len maafkan ya bapa harus memutuskan tidak meluluskan leny menjadi dosen disini, karena ada kuotanya dan kuota yang tersedia untuk pelamar dari kampus negeri. Dari situ saya sedikit kecewa dan beralih haluan melamar menjadi karyawan swasta. Akan tetapi dalam praktiknya suami juga kurang mendukung untuk berkarya di perusahaan dan ujung- ujung nya saya menjadi guru honor selama 10 tahun dan ikut CPNS tahun 2014 dan akhirnya lulus menjadi guru PNS dan melaksanakan prajabatan tahun 2015.


Refleksinya kegagalan itu adalah harapan yang tak terwujud rupanya Alloh memilihkan jalan hidup lainnya untuk saya dan saya sangat mensyukurinya. Jadi kegagalan adalah akan hadirnya takdir lainnya yang terbaik untuk kita. Tetap semangat teman- teman.



Komentar

Popular Posts

DARI RUANG KELAS MENUJU PENGAWAS YANG DIRINDUKAN

Artikel Refleksi Aksi Nyata 3.3 Pengelolaan Program yang berdampak pada murid.

My Teacher My Coach