Digitalisasi dalam Pembelajaran
Didiklah anakmu
sesuai dengan zamannya, kutipan filsuf Yunani Kuno, Socrates. Begitulah nasihat
yang selalu kita dengar dan maksud dari kalimat
tersebut adalah menyesuaikan cara atau pendekatan mendidik disesuaikan
dengan zamannya. Pada zaman ini pendekatannya dengan memanfaatkan teknologi dalam
pembelajaran sesuai dengan zamannya. Perkembangan teknologi internet dan media
masa demikian pesatnya, kini semua berbasis aplikasi dan online. Demikain juga
dalam pembelajaran.
Digitalisasi dalam pembelajaran
semakin memudahkan murid dan guru untuk mendapatkan ilmu, guru dimudahkan untuk
mencari tambahan sumber belajar, demikian juga murid dapat menemukan bahan
belajar yang beragam asal mau untuk mencarinya. Seperti yang selalu terdengar, teknologi
tak akan bisa menggantikan guru, akan tetapi ditangan guru yang hebat maka teknologi
akan transformasional. Sebagai guru saya merasa dimudahkan dengan adanya
teknologi, saya bisa mencari berbagai tambahan sumber belajar yang variatif dan
menarik. Untuk penilaian juga sangat beragam sehingga murid menjadi semangat
untuk belajar. Tidak ada lagi alasan untuk tidak bisa belajar karena belajar
bisa dimana saja dengan mode daring dan luring.
Zaman sekarang tidak
ada yang sulit semuanya mudah, teknologi dalam genggaman semua bisa mengakses
asal mau untuk belajar dan mencoba. Apalagi di zaman ini ada teknologi AI, dimana
semua semakin mudah, kita semua manusia bisa bersahabat dengan robot AI dan bertanya
tentang segala hal kepadanya. Akan tetapi tetap harus di cek lagi hasil dari AI
karena banyak yang kurang pas. Bagaimana pun manusialah yang harus menjadi
sumber utama, refleksi kita sebagai manusia jangan kalah oleh AI, tetap menggunakan
akal dan percaya pada kemampuan diri dan terus meningkatkan kompetensi, terus
belajar. AI hanya dijadikan mitra untuk berpikir dan mencari ide. Penentu dan
keputusan utama tetap ada pada dirikita sendiri.

Komentar
Posting Komentar