UNTUK NEGERIKU INDONESIA

 

UNTUK NEGERIKU INDONESIA

Oleh

Leny Vitriasari

            Bagiku menjadi guru adalah sebuah pengabdian dan juga sebuah takdir. Tidak terbayangkan sebelumnya untuk menjadi guru, karena menjadi guru adalah cita- cita ibuku atasku tapi itulah yang terjadi dan dalam perjalanan saya menemukan banyak kebaikan di dalamnya. Ibuku sudah tiada semasa hidupnya  saya mengambil  kuliah non guru, namun anehnya diakhir kehidupannya ibuku selalu mengatakan bahwa sayalah yang akan menjadi guru mungkin itu merupakan sebuah doa yang merupakan harapannya dan akan menjadi takdirku. Singkat cerita mengajarlah saya menjadi guru honorer disebuah sekolah di sebuah sekolah di pinggiran kota Bandung atas ajakan dari tetangga yang kebetulan seorang guru. Beliau mengatakan sekolahnya perlu guru bahasa Inggris dan kebetulan sedikit banyak saya bisa berbahasa inggris. Masuklah mengabdi disana. Tak terasa 10 tahun berlalu mulai dari menjadi  guru bahasa inggris, guru olahraga guru kelas dan guru pendidikan lingkungan. Saat mengabdi menjadi guru honorer saya terus belajar meningkatkan kompetensi untuk mencari tambahan ilmu pengetahuan tentang keguruan melalui seminar – seminar yang ku ikuti atas kemauan sendiri, dan juga mengambil kuliah lagi pada program akta mengajar. Pada tahun 2014 ada test CPNS guru alhamdulilah saya lolos dan diangkat menjadi guru dengan ijazah S1 non pendidikan dengan Akta mengajar. Perjalanan belajar terus berlanjut mengikuti berbagai kegiatan peningkatan kompetensi guru mengikuti berbagai kegiatan seminar, workshop dan pada tahun 2015 mengambil kuliah lagi pada  program sarjana PGSD.

Pada tahun 2022 mengikuti program guru penggerak angkatan 4 waktu itu kegiatan program guru penggerak masih dengan durasi 9 bulan dan malah sampai menjadi 13 bulan karena ada perubahan- perubahan yang terjadi di kemendikbudristek. Banyak hal yang dipelajari dalam program guru penggerak dan sangat bermanfaat sekali untuk perjalanan menjadi guru. Pada tahun 2023 mengikuti uji kompetensi pengawas alhamdulilah lolos. Pengabdian lainnya adalah menjadi PIC untuk kota Bandung di kecamatan dimana saya tinggal pada pengelolaan kinerja di PMM. Dalam kesempatan menjadi PIC untuk pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah saya membersamai mereka untuk menggunakan PMM dalam pengelolaan kinerjanya. Selain itu juga saya menjadi guru pamong untuk para calon guru  ppg prajabatan, juga guru pamong untuk ppg guru dalam jabatan dan juga pengajar praktik  dalam program guru penggerak angkatan 11.

            Perjalanan yang  panjang sudah kutempuh  dalam 20 tahun menjadi guru dan saya banyak menemukan kebaikan- kebaikan didalamnya. Menjadi guru rasanya setiap hari dapat berbuat kebaikan mulai dari mengajarkan doa mengajak murid belajar tentang banyak hal kebaikan dan banyak hal lainnya semoga menjadi catatan kebaikan yang Alloh sukai. Dalam perjalanan ini juga saya menemukan banyak tantangan suka duka sudah kulalui semuanya adalah kebaikan asal menerima dengan ikhlas. Dalam perjalanan ini juga ada banyak hal yang membuat kebahagiaan diantaranya dapat membersamai perjalanan belajar murid- murid semoga semua jejak perjalanan belajar bersama saya menjadi sebuah catatan perjalanan yang indah. Saya kerap kali membawa mereka belajar diluar kelas di seputar sekolah sehingga selain materi ilmu pengetahuan yang didapatkan, mereka juga mendapatkan tambahan pengalaman dan wawasan baru tentang lingkungan sekitarnya. Dan selain itu juga membuat fisik mereka sehat dengan berjalan kaki berolahraga. Catatan perjalanan bersama murid- murid sering saya abadikan di media sosial sebagai kenang- kenangan abadi yang indah buat murid- murid dan juga buat saya yang kelak bisa dibuka kembali.

Selain itu juga hal yang bermakna bagi saya adalah saat menjalani peran sebagai guru pamong untuk mahasiswa prajabatan, sampai sekarang sudah 2 angkatan dari dua LPTK mahasiswa calon guru yang saya bersamai dalam perjalanan belajarnya. Ada 18 mahasiswa yang sudah beres menjalani program PPG parajabatan dan sekarang ada 11 orang yang sedang dalam proses perjalanan. Dalam kesempatan menjadi guru pamong PPG Prajabatan saya merasa ruang yang sangat terbuka untuk menggerakan saya sangat leluasa untuk berdiskusi secara langsung menyampaikan segala ilmu yang berkaitan dengan guru profesional dengan segala dinamikanya. Dalam hal ini saya merasa sedang ikut bela bangsa menyiapkan generasi calon guru yang hebat untuk tanah air tercinta begitu juga dalam kegiatan guru pamong ppg dalam jabatan saya berkesempatan untuk sharing ilmu yang saya miliki dalam kegiatan PPL nya secara daring, kurang lebih ada 2 gelombang guru guru dalam jabatan yang dulu sempat saya bersamai secara daring dan saya merasakan aura baik semangat yang tinggi dari guru- guru diseluruh pelosok tanah air. Dan saat berperan menjadi pengajar praktik untuk guru penggerak, disitu saya juga mendampingi perjalanan belajar dari pada calon guru penggerak. Ada 6 CGP yang saya dampingi 2 orang guru dari sekolah dasar, dua guru dari sekolah menengah pertama dan 2 orang guru lainnya dari sekolah menengah atas. Dinamika kelompok pada berbagai macam satuan pendidikan merupakan tambahan pengalaman perjalanan pengabdianku pada negara ini dan yang paling utama saya juga merasa sedang turut serta dalam mencetak guru- guru terbaik yang dicita- citakan oleh bangsa dan negara ini. Semoga setiap perjalanan yang saya lalui menjadi sebuah catatan pengabdianku untuk negara ini.

 

Profile Penulis

Penulis bernama Leny Vitriasari S.Sos., S.Pd., M.Pd

Seorang guru SD di Kota Bandung, Ketua Komunitas Belajar Guru Bahagia dari Bandung Jawa Barat, yang memiliki hobi membaca, menulis, traveling dan kuliner. Lahir di Bandung 14 September 1977. Media sosial atas nama Leny Vitriasari di FB, IG dan youtube.

Blog yang saya miliki https://humaira-enterprise.blogspot.com/  dan gsite saya ada di:  https://sites.google.com/view/leny-vitriasari/beranda.


 

 

 

 

Komentar

Popular Posts

My Teacher My Coach

DARI RUANG KELAS MENUJU PENGAWAS YANG DIRINDUKAN

Pembelajaran Tematik SD Kelas 4